7 perkara yang Meghan tidak boleh lakukan selepas bergelar Isteri Putera Harry. No 5 paling kesian

Selepas sempurna majlis perkahwinan antara Duke of Sussex, Putera Harry dan permaisuri hatinya, Meghan Markle pada Sabtu, maka ada peraturan yang harus dipatuhi oleh puteri England baharu itu.

Berikut adalah senarai perkara yang tidak boleh dilakukan oleh Meghan selepas melafazkan ikrar ‘I Do’ di Gereja St George, Istana Windsor.

1. Tiada lagi swafoto

Anda tidak lagi dapat melihat swafoto pasangan pengantin baharu itu, sama ada berseorangan atau berdua atau beramai-ramai dengan sekumpulan orang.

2. Tiada lagi autograf

Sebagai seorang pelakon, Meghan sering menurunkan autograf kepada peminat. Nampaknya, beliau tidak lagi boleh berbuat demikian kerana dikhuatiri ada pihak yang meniru tandatangan kerabat diraja.

3. Tidak boleh mengundi

Kerabat diraja diminta untuk tidak cenderung kepada hal berkaitan politik, termasuk pendapat mereka terhadap mana-mana ahli politik kerena harus bersikap neautral.

4. Tidak mempamerkan bahagian kaki

Pakar diraja, Victoria Arbiter menjelaskan bahawa, orang awam tidak akan melihat kerabat diraja tanpa sarung kaki rona kulit.

5. Tidak beradu sebelum Permaisuri beradu

Setiausaha sulit Permaisuri, Sir William Heseltine menjelaskan: “Pernah berlaku di mana hampir sejam kerabat diraja duduk di sebuah bilik dan berbual, tiada seorang pun yang berasa mereka boleh masuk beradu selagi Permaisuri belum meninggalkan bilik tersebut.

“Akhirnya, Puteri Diana berasa letih dengan situasi itu dan meminta diri untuk masuk beradu dan perbuatan itu dianggap tidak wajar,” katanya.

6. Tidak boleh berlakon

Apabila seseorang mengahwini kerabat diraja, ia bererti karier mereka juga akan berakhir.

Meghan bersama ‘co-star’ yang turut membintangi siri televisyen Suits.

7. Bercuti berseorangan

Meghan telah dilindungi oleh pegawai perlindungan diraja sebaik menjalinkan pertunangan dengan Putera Harry dan ini bermakna beliau akan dijaga selama 24 jam.  The List

Kredit: Mstar / Sinarmukmin

Kredit: Mstar / Sinarmukmin

Kisah di Balik Gaun Pengantin Meghan Markle

Paris — Hari ini, salah satu pertanyaan terbesar selama berbulan-bulan terkait gaun pengantin yang akan dikenakan oleh Meghan Markle di hari pernikahannya dengan Pangeran Harryakhirnya terjawab.

Meghan Markle, yang menyandang gelar Duchess of Sussex setelah menikahi Pangeran Harry mengenakan gaun karya rumah mode couture berbasis di Paris, Givenchy.

Gaun putih berbahan sutera cady double-bonded dengan potongan sleek dan rapih bergaya klasik dengan tudung renda panjang dengan hiasan bermotif bunga-bunga khas dari ke-53 negara anggota Persemakmuran Inggris itu didesain oleh direktor kreatif perempuan pertama di rumah mode Givenchy, Clare Waight Keller. Keller adalah seorang warga negara Inggris yang uniknya, menikah dengan seorang pria Amerika.

Clare dan Meghan telah saling mengenal sejak awal tahun ini, dan gaun pengantin Meghan merupakan salah satu rahasia di industri fesyen yang terkunci rapat hingga menit terakhir.

Clare Waight Keller pun menyatakan kebanggaannya bahwa ia telah diberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan Meghan Markle dalam menciptakan gaun pengantin tersebut.
Kisah di Balik Gaun Pengantin Meghan MarkleTiara Meghan Markle dipinjamkan oleh Ratu Elizabeth II.  (Reuters/Damir Sagolj)

“Kami ingin menciptakan sebuah gaun yang tak lekang waktu yang menggambarkan semangat ikonik Givenchy yang bersejarah, dan sekaligus menampilkan modernitas melalui siluet yang ramping dan potongan yang tajam. Secara kontras, keindahan motif bunga pada tudung adalah sebuah visi bersama Meghan dan saya, sebuah gestur yang menyambut keindahan flora dari seluruh Persemakmuran, yang dibuat di sekeliling tudung yang berbahan tulle sutera”, ungkap Clare Waight Keller melalui kantor hubungan publik milik Givenchy.

Tiara yang dikenakan Meghan adalah tiara yang dulunya milik Ratu Marry, yang kini dimiliki oleh Ratu Elizabeth II dan dipinjamkan kepada Meghan, dibuat tahun 1932, dengan hiasan bros yang berasal dari abad ke-19.

Sepatu berbahan sutera duchesse satinyang melengkapi tampilannya juga dibuat oleh Givenchy. Anting dan gelang Cartier menjadi pemanis terakhir yang melengkapi tampilan Meghan Markle di hari yang bersejarah ini.

Pilihan rumah mode Givenchy menjadi kejutan menarik, setelah sempat beredar rumor bahwa rumah mode berbasis London Erdem akan merancang baju pengantin tersebut. Rumah mode Ralph & Russo juga menjadi pilihan kolom-kolom gosip dan tabloid, setelah foto Pangeran Harry keluar dari butik Ralph & Russo di tengah kota London. Burberry, rumah mode asal Inggris, juga menjadi salah satu perbincangan, dengan desainer asal Italia Riccardo Tisci.

Dua bulan lalu, dalam perbincangannya dengan CNNIndonesia.com, Michael Russo, salah satu pendiri dan juga CEO Ralph & Russo dengan tersenyum menyatakan bahwa ia tidak bisa menjawab pertanyaan apakah mereka sedang mempersiapkan gaun itu.Ini merupakan hal lazim dilakukan oleh rumah mode untuk menandatangani kontrak konfidensial untuk tidak memberikan komentar apakah mereka membuat gaun untuk klien tertentu, atau pun mereka sedang mempersiapkan gaun tertentu. Namun lazimnya, rumah mode akan mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tidak akan berkomentar.
Kisah di Balik Gaun Pengantin Meghan MarkleTudung Meghan juga dirancang oleh Givenchy. (Ben STANSALL/Pool via Reuters)

Tujuh tahun lalu, rahasia mengenai apa yang akan dikenakan oleh Kate Middleton yang akan menikahi Pangeran William juga baru terungkap setelah Kate Middleton melangkah keluar untuk menaiki kereta kuda yang ia naiki untuk menuju Westminster Abbey, dan informasi tentang pembuat gaun pengantin itu baru tersebar 30 menit setelah Kate memasuki gereja tempat pernikahan. Kala itu gaun pernikahan Kate Middleton didesain oleh Sarah Burton dari rumah mode Inggris Alexander McQueen.

Kini, berita muasal gaun pengantin itu diberitakan secara resmi oleh Kensington Palace melalui akun Twitter, tak lebih dari 5 menit berselang setelah Meghan Markle keluar dari mobil dan memasuki gereja.

“Sebagai seorang desainer Inggris di sebuah rumah mode couture Paris, merupakan pengalaman yang sangat berharga untuk bisa mengenal Meghan secara pribadi, sesuatu yang akan saya kenang selalu. The House of Givenchy, bersama saya, mendoakan Meghan dan Pangeran Harry kebahagiaan di masa depan mereka bersama,” lanjut Clare Waight Keller.

Ia bersama kumpulannya di Givenchy telah menghabiskan ratusan jam untuk membuat gaun hanya dengan enam lajur jahitan ini. Dengan open bateau neckline yang membalut bahu dan pinggul secara lembut, gaun ini tetap memiliki struktur kokoh layaknya gaun-gaun karya Hubert de Givenchy.

Setiap detailnya memiliki presisi yang sangat baik, dan setiap artisan yang membuatnya harus mencuci tangan setiap 30 menit untuk memastikan gaun berada dalam kondisi bersih dan prima. Dengan lengan tiga perempat dan tudung sepanjang lima meter, gaun pengantin Meghan Markle menjadi sebuah gambaran gabungan yang baik antara sensitivitas berkelas yang biasanya dimiliki oleh mode Inggris dengan teknik haute couture yang tak tertandingi khas Paris. (stu)